“FREE TO PLAY” An inspiring documentary movie by VALVE

I’m back writing! I think I have to practice my English writing skill, because nowadays I feel stuck in English, so here goes my post using English. Pardon my chaos grammar, you can contact me if I have written false meaning or grammar, because my native language is not English (I’m Indonesian).

Image

Image

However, a few days ago my office mates had been talking about a documentary movie, “Free to Play”. Well, since my office mates are DOTA2 players, this movie has become a trending topic here. Anyway, I am not DOTA2 player, I don’t even play any Real-Time-Strategy franchise, such as Starcraft, League of Legends, etc but because of my bf always play this game, and some office mates are avid DOTA2 players, I become aware of this game.

(more…)

“Garata” , Visualisasi Epos Mahabharata dalam Game Featured Phone

Image

Belakangan ini saya sedang ketagihan memainkan game untuk featured-phone berjudul “Garata”. Game yang satu ini cukup unik, siapa pun pasti sudah tidak asing dengan istilah wayang Pandawa. Nama Nakula, Sadewa, dan lainnya sudah tak asing di telinga, namun nampaknya tidak banyak yang tahu tentang kisah mereka.

Image

Game “Garata” mengambil tema epos Mahabharata mengenai Pandawa yang bertarung melawan Kurawa. Tentu saja, yang akan gamer lihat dalam game bukanlah bentuk wayang kulit yang biasa disajikan untuk menuturkan epos Mahabharata, melainkan gamer akan melihat visualisasi tokoh-tokoh Pandawa dalam bentuk robot tempur. Bila kamu adalah penggemar kisah Gundam, kamu tidak akan merasa asing melihatnya. Uniknya, robot-robot bernama “Garata” ini menggunakan atribut khusus wayang seperti sarung kotak-kotak yang biasa digunakan oleh tokoh wayang pada umumnya.

(more…)

“Cytus” , Dancing with Your Finger

Image

Cytus merupakan game ber-genre rhthym yang dapat dimainkan di platform iOS dan Android.  Game ini pertama kali dirilis pada Januari 2012 untuk platform iOS, sedangkan versi Android-nya pertama kali dirilis pada Desember 2012. Game ini dikembangkan oleh Rayark, game developer dari Taiwan yang juga merilis casual game berjudul Mandora.

Meskipun usia game ini baru beberapa bulan, namun Cytus memperoleh average rating 4.9/5 di Google Play Store.  Di iOS sendiri, sebanyak 2595 user menilai 5 stars untuk Cytus. Apa yang membuat Cytus begitu menarik?

Image

Image

Image

Jika kamu pernah memainkan game rhythm OSU, mungkin tidak akan asing lagi dengan gameplay Cytus. Cytus memiliki sedikit kemiripan dengan OSU, di mana player diharuskan menekan lingkaran-lingkaran yang muncul di layar seiring dengan irama musik yang mengalun. Bedanya, kalau OSU harus di-klik dan drag pakai mouse, sedangkan di Cytus, player melakukan tap dan drag dengan menyentuh lingkaran tersebut. Tentunya, lingkaran tersebut tidak bisa disentuh sembarangan, kamu harus menunggu garis hitam melewati lingkaran sesuai dengan irama musik. Jika sesuai, lingkaran tersebut akan pecah dan kamu akan meraih skor perfect.  Jika meleset sedikit, skor yang kamu dapat bisa jadi bad, atau bahkan miss.

(more…)

Closing the Gates of Hell in “Hellfire”

Halo teman-teman, karena belakangan ini saya sedang gemar memainkan mobile game di platform android, jadi kali ini saya coba untuk menulis review mobile game yang cukup adiktif, yaitu Hellfire. Game ini memiliki genre tactical card game yang di-publish oleh Mobage. Teman-teman bisa unduh secara gratis di Apple App Store dan Google Play Store. Meski pun gratis, di dalam game, player juga bisa bertransaksi Moba Coins yang digunakan untuk mengakses fitur-fitur tertentu.

 

Image

Story and Gameplay

Player akan bertugas untuk menutup Gates of Hell, yaitu gerbang pembatas antara dunia manusia dan Hell. Gates of Hell tersebut tersebar di berbagai daerah dan player harus menggunakan elemental power untuk mengendalikan mythic creature agar dapat memusnahkan gerombolan Hell dan menyegel kembali Gates of Hell.

Image

(more…)